Saṃyuktāgama
206. Kotbah Pertama di Hutan Mangga Jīvaka
Demikianlah telah kudengar. Pada suatu ketika Sang Buddha sedang berdiam di Vesālī di Hutan Mangga Jīvaka.
Pada waktu itu Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu: “Kalian seharusnya melakukan usaha tekun dalam meditasi, menenangkan pikiran dari dalam. Mengapa demikian? Para bhikkhu, dengan cara ini dengan tekun berlatih meditasi dan menenangkan pikiran dari dalam, seseorang memahami [hal-hal] sebagaimana terwujudnya. Apakah yang ia pahami sebagaimana terwujudnya? Seseorang memahami sebagaimana terwujudnya mata, dan ia juga memahami sebagaimana terwujudnya bentuk, kesadaran-mata, kontak-mata, dan perasaan yang muncul bergantung bergantung pada kontak-mata, apakah menyakitkan, menyenangkan, atau netral.
“Telinga … hidung … lidah … badan … pikiran juga seperti ini. Semua hal ini adalah tidak kekal dan terkondisi, dan dengan cara ini seseorang juga memahaminya sebagaimana munculnya.”
Ketika Sang Buddha telah mengucapkan kotbah ini, mendengarkan apa yang telah dikatakan Sang Buddha, para bhikkhu bergembira dan menerimanya dengan hormat.