Saṃyuktāgama
168. Kotbah tentang Pandangan bahwa Dunia adalah Kekal
Demikianlah telah kudengar. Pada suatu ketika Sang Buddha sedang berdiam di Sāvatthī di Hutan Jeta, Taman Anāthapiṇḍika.
Pada waktu itu Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu: “Kelangsungan dari sebab apakah, dengan melekat pada apakah, dengan dibelenggu dan terikat pada apakah, dengan melihat apakah sebagai diri, makhluk-makhluk memiliki pandangan seperti ini dan berkata seperti ini: ‘Dunia adalah kekal, dunia adalah tidak kekal, dunia adalah kekal dan tidak kekal, dunia adalah bukan kekal juga bukan tidak kekal; dunia adalah terbatas, dunia adalah tidak terbatas, dunia adalah terbatas dan tidak terbatas, dunia adalah bukan terbatas juga bukan tidak terbatas; jiwa adalah sama dengan tubuh, jiwa berbeda dari tubuh; Sang Tathāgata ada setelah kematian, Sang Tathāgata tidak ada setelah kematian, Sang Tathāgata ada dan tidak ada setelah kematian, Sang Tathāgata bukan ada juga bukan tidak ada setelah kematian’?”
Para bhikkhu berkata kepada Sang Buddha: “Sang Bhagavā adalah akar Dharma, mata Dharma, landasan Dharma …” diulangi dengan lengkap dengan cara yang sama dalam urutan dari tiga kotbah di atas.